BUSANA MUSLIMAH DAN DINAMIKANYA DI INDONESIA

Hanung Sito Rohmawati

Abstract


Abstract: Muslimah fashion has become a tren and debate in Muslim society. Amid its growing popularity, some Muslims consider jilbab is the Muslimah fashion in accordance with Islamic sharia. Some other Muslims consider jilbab is only  an Arab tradition and a cultural issue so that this group considers women not required to wear jilbab. The author focuses on the concept of Muslim fashion, the history of Muslimah dress, the pros and cons of Muslimah fashion and the phenomenon of Muslimah fashion in Indonesia. This research shows that Muslimah fashion in it varieties is a symbol of religiosity for its users. The use of Muslimah clothing is interpreted as one of the observances of Muslim women in practicing their religion, covering their “aurat.” 

Key Words: Muslimah Clothes, Headscarves, Prohibitions and Coercion in Muslimah Clothing

Abstrak: Tren berbusana muslimah merupakan salah satu fenomena dalam masyarakat Muslim. Sebagian muslim menganggap berbusana muslimah harus sesuai syari’at Islam. Sebagian muslim yang lain menganggap persoalan busana muslimah hanyalah tradisi Arab dan merupakan persoalan budaya sehingga kelompok ini menggap wanita tidak wajib mengenakan busana muslimah. Atas dasar inilah penulis tertarik untuk meneliti tentang konsep busana muslimah, sejarah busana muslimah, pro-kontra busana muslimah dan Fenomena busana muslimah di Indonesia. Penelitian ini menunjukan bahwa busana muslimah merupakan simbol religiusitas bagi penggunanya. Penggunaan busana muslimah dimaknai sebagai salah satu ketaatan muslimah dalam menjalankan agamanya, menutup aurat.

Kata Kunci: Busana Muslimah, jilbab, larangan dan paksaan berbusana muslimah


Full Text:

PDF

References


Ali Enginer, Asghar. Matinya Perempuan Menyingkap mega skandal Doktrin dan laki-laki Transformasi Al-Qur’an Perempuan dan Masyarakat Modern, Yogyakarta: IRCiSoD, 2003.

Al-Maragi, Ahmad Mustafa. Terjemah Tafsir Al-Maragi Juz 22,23 dan 24, Semarang: CV Toha Putra, 1992.

Al-Maragi, Ahmad Mustafa. Terjemah Tafsir Al-Maragi Juz:22,23, dan 24, terj. Bahrun Abu Bakar dkk, Semarang: CV Toha Putra, 1992.

Batara Munti, Ratna. Buklet Islam seri I Benarkah Islam Mewajibkan Berjilbab?, Yogyakarta: KIAS, 2011.

Chernov Hwang, Julie. Umat bergerak Mobilisasi damai kaum Islamis di Indonesia, Malaysia, dan Turki. Jakarta: freedom institute, 2011.

Dewan Redaksi, Ensiklopedi Islam, Ensiklopedi Islam, Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 1997.

El Guindi, Fadwa. Jilbab Antara Kesalehan, Kesopanan, Perlawanan ter. Mujiburohman. Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta, 2005.

Gaban, Farid. “ Revolusi Jilbab Dalam Damai,” Madina a Truly Islamic Magazine, No. 05/TH 1/ Mei 2008.

Katsir, Ibnu. Terjemah Singkat Tafsir Ibnu Katsir Jilid V, terj. Salim Bahreisy dan Said Bahreisy, Surabaya: PT Bina Ilmu.

Muhammad Jamal, Ibrahim. Petunjuk Jalan Bagi Mukminah ter. Abdul Rosyad Shiddiq Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 1994.

Muhammad, Husein Islam Agama ramah Perempuan, cet. Ke-2, Yogyakarta : LKIS, 2007.

Muhammad, K.H. Husein. Islam Agama Ramah Perempuan Pembelaan Kiai Pesantren, Yogyakarta: LkiS, 2004.

Munawwir, A.W. Warson. Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap, Surabaya : Pustaka Progessif, 2002.

Muthahhari, Murtadha Hijab Gaya Hidup Wanita Islam, Bandug: Mizan, 1994.

Rahmat, M. Imdadun. “Purifikasi Gelombang Ketiga Fenomena New Islamic Movement di Indonesia”, Al Wasathiyyah, vol.3 No 12, 2008.

Ramadlan al-Nawiy, Syamsuddin. Hukum Islam Seputar Busana dan Penampilan Wanita. Yogyakarta: Ar Roudhoh Pustaka, 2007.

Redaktur, “ Jalan Panjang Kaum Jilbaber,” Madina a Truly Islamic Magazine, No. 05/TH 1/ Mei 2008.

Rohmaniyah, Inayah. Konsep Jilbab Menurut Islamist dan Islamic Feminis (Antara Seksualitas Versus Identitas), Penelitian Dosen Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2011 diseminarkan pada tanggal 30 November 2011.

Shihab, M. Quraish. Jilbab Pandangan Ulama Masa Lampau dan Cendekiawan Kontemporer. Jakarta: Lentera Hati, 2006.

Smith Hefner, Nancy J “Javanese Women and the Veil in Post Soeharto Indonesia,” in The Journal of Asian Studies, Vol 66 No. 2, Cambridge University Press, 2007.

Suryani Arfah, Ummu Syafa dan Abu Fatiyah Al Adani, Panduan Wanita Shalihah. Jakarta: Eska Media, 2005.

Umar, Nasaruddin, “Perspektif Jender Dalam Islam” dalam Paramadina Vol.I, 1 Juli 1998.

Umar, Nasaruddin. “Fenomenologi Jilbab,” dalam Kompas, edisi Senin 25 November 2002.

Umar, Nasarudin. “Antropologi Jilbab” dalam Ulumul Qur’an. No. 5. Vol VI.1996.

Van Dgijk, Kees “Sarung, Jubah, dan Celana Penampilan sebagai Sarana dan Diskriminasi dalam Henk Schulte Nordholt (ed.), Outward Appearances Trend, Identitas dan Kpentingan. Yogyakarta: LKiS, 2005.

Yunus, Mahmud. Kamus Arab-Indonesia, Jakarta: PT Hidakarya Agung




DOI: http://dx.doi.org/10.30984/ajip.v5i1.1151

Article Metrics

Abstract view : 2717 times
PDF - 1447 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Aqlam: Journal of Islam and Plurality

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Rumah Jurnal IAIN Manado

Jl. Dr. S.H. Sarundajang, Kawasan Ringroad I, Malendeng Manado Kode Pos 95128, Sulawesi Utara, Indonesia.

 

Creative Commons License
All publication by AQLAM: Journal of Islam and Plurality are licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.