TIPOLOGI PERIWAYATAN HADIS UMMAHAT AL-MU’MININ

St Nur Syahidah Dzatun Nurain

Abstract


Abstrack: During the early Islamic era, Ummahat al-Mu’minin are example of how women are appreciated but not restricted, they are required to maintain honor but Islam still provides equal opportunities as opportunities for men in the public area, especially in conveying the Islamic laws and teachings. To identify their contribution and existence the researcher will discuss how narrated typology by means of the hadiths that’s they narrated. It used an interdisciplinary approach including historical, linguistic, sociological, and normative approaches. And used managing qualitative data. The researcher found that Ummahat al-Mu’minin have five typologies of tahammul (getting) and ada’ (delivering) which means that their hadith narration activities do not only get and deliver the hadith but also become (1) a source of hadith narration for shahabat (2) an intermediary (between messenger and explainer) for shahabat and Rasulullah (3) an activity to clarify and discuss the odds of hadith for Shahabah (4) an asbab al-wurud of hadith, and (5) a critic and judgment toward the inappropriate hadith.

Key words: Ummahat al-Mu’minin, typology of hadith narration, contribution

Abstrak: Pada awal kedatangan Islam, Ummahat al-Mu’minin adalah contoh bagaimana perempuan dihargai tetapi tidak dibatasi haknya, mereka diharuskan lebih menjaga kehormatan tetapi, Islam tetap memberikan peluang yang sama sebagaimana peluang yang diberikan kepada laki-laki dalam wilayah publik (terutama dalam hal menyampaikan hukum dan ajaran Agama). Untuk mengetahui eksistensi dan kontribusi mereka, penulis akan menggali bagaimana tipologi periwayatan melalui hadis-hadis yang mereka riwayatkan,  dengan pendekatan historis, linguistik, sosiologis dan teologi normatif dan pengelolaan data menggunakan kualitatif, penulis menemukan bahwa Ummahat al-Mu’minin memiliki lima tipologi tahammul (mendapatkan) dan lima tipologi Ada’ (menyampaikan) hadis yang mana hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa aktifitas periwayatan hadis mereka tidak hanya sekedar menerima dan menyampaikan hadis, melainkan dalam prosesnya mereka seringkali (1) menjadi sumber periwayatan para shahabat (2) menjadi perantara (utusan dan penjelas) bagi shahabat dan Rasulullah (3) menjadi klarifikator/ konsultan hadis yang terdengar ganjal bagi shahabat  (4) menjadi asbab al-wurud hadis dan (5) mengkritik periwayatan hadis yang dinilai tidak sesuai.

Kata kunci: Ummahat al-Mu’minin, Tipologi Periwayatan, Kontribusi.

 


Full Text:

PDF

References


Ahmad bin Hambal, Al-Musnad Ahmad Bin Hambal, ed. by Abdullah Muhammad Al-Darwisy, Cet I (Bairut: Dar al-Fikr)

———, Musnad Ahmad Bin Hambal, Cet.I (Bairut: Muassasah al-Risalah, 2001)

Aisyah bintu Syathi’, Tarajim Sayyidat Bait Al-Nubuwwah (Bairut: Dar al-Kitab al-‘Arabi, 1984)

Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail, Shahih Al-Bukhari, Cet I (Bairut: Dar Thuq al-Nujat)

Al-Gazali, Muhammad, Qadaya Al-Mar’ah Bayn Al-Taqalid Al-Rakidah Wa Al-Wafidah, Terj. Zuhairi Misperiwayat, Mulai Dari Rumah: Perempuan Muslim Dalam Pergumulan Tradisi Dan Modernisasi, Cet. I (Bandung: Mizan Media Utama, 2001)

Al-Halwani, Aba Firdaus, Wanita-Wanita Pendamping Rasulullah Saw. (Yogyakarta: Mitra Pustaka, 2003)

Al-Madaniy, Malik bin Anas, Muaththa’ Imam Malik (Lebanon: Dar Ihya’ al-Turats al-‘Arabiy)

Al-Maliky, Muhammad bin Abdillah Abu Bakar bin al-‘Arabi, Ahkam Al-Qur’an, Cet. III (Bairut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 2003)

Al-Matiri, Hakim ‘Abisan, Tarikh Tadwin Al-Sunnah Wa Syubhat Al-Mustasyriqin, Cet.I (Kuwait: PT. Majlis al-nasyr al-‘ilmi, 2002)

Al-Mizziy, Abu al-Hajjaj Yusuf bin al-Zakiy, Tahdzib Al-Kamal, Cet. I (Bairut: Muassasah al-Risalah)

Al-Nadawi, Sulaiman, Aisyah the True Beuty, (Terj) (Jakarta: Pena Pundi Aksara, 2007)

Al-Naisabury, Muslim bin al-Hujjaj, Shahih Muslim, Juz II (Bairut: Dar Turats al-Araby)

Al-Nasai, Abu Abdirrahman Ahmad bin Syuaib, Sunan Nasai, Cet II (Mesir: Maktabah al-Mathbu’at al-Islamiyah)

Al-Qazwainy, Ahmad bin Faris bin Zakariyya, Mu’jam Maqayis Al-Lugah (Bairut: Dar al-Fikr)

Al-Rifa‘i, Muh. Nasib, Taysir Al-‘Ali Al-Qadir Likhtisari Tafsir Ibn Kasir (Riyad: Maktabah Ma’Arif, 1989)

Al-sijistany, Abu Daud Sulaiman bin al-asy’ats, Sunan Abi Daud, Juz II (Bairut: maktabah al-Ashriyyah)

Al-Tabari, Muhammad bin Jarir, Jami’u Al-Bayan Fi Ta’wil Al-Qur’an, Cet I (Bairut: Muassisah al-Risalah)

Al-Zaharani, Muhammad bin Matar, Tadwin Al-Sunnah Al-Nabawiya Nasy‛atuhu Wa Tatawaruhu (Madinah: Dar al-Hudairi)

al-Zarkasy Badr al-Din, Ijabah Li Iradi Ma Istadrakathu ‘Aisyah ‘Ala Al-Sahabah, Cet II (Bairut: Maktab Islamy)

Aslamiah, Rabiatul, “Peran Perempuan Shahabiyah Dalam Periwayatn Hadis,” Al-Hadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 18.1 (2019), 41–67

Baqir, Edi Bahtiar, “Peran Ummahātul Mukminῑn Dalam Tahammul Al-Hadῑs } Wa Adāuhu,” 3, 197–214

Dadah, Dadah, “Metode Kritik Matan Hadis Misoginis Menurut Fatimah Mernissi,” Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis, 3.1 (2018), 11–18

Danarta, Agung, Perempuan Periwayat Hadis (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2013)

Dilan, Adilan Imam, “Analisis Naqd Al Mutn Ummul Mukminin Studi Kasus Hadis Sutrah,” 4.2 (2020), 129

IbnuSa’ad, Muhammad, Purnama Madinah; 600 Sahabat Wanita Rasulullah Saw Yang Menyemarakkan Kota Nabi, Cet. I (Bandung: Al-Bayan, 1997)

Iskandar, Muhammad, “PASANG SURUT PERAN WANITA DALAM PERIWAYATAN HADIS,” Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis, Vol I.2 (2021)

Ismail, M. Syuhudi, Metodologi Penelitian Hadis Nabi (Jakarta: Bulan Bintang, 2007)

Ja’far, Muhammad Anis Qasim, Al-Huquq Al-Siyasiyyah Li Al-Mar’ah Fi Al-Islam Wa Al-Fikr Wa Al-Tasyri’ Al-Mu’asir, Terj. Ikhwan Fauzi, Perempuan Dan Kekuasaan, Menelusuri Hak Politik Dan Persoalan Gender Dalam Islam, Cet. II (Jakarta: Sinar Grafika, 2008)

Kementerian Agama RI., Al-Qur’an Dan Terjemah (Jakarta: Fitrah Rabbani, 2019)

Mahmudah, “Kontruksi Gender, Hegemoni Kekuasaan Dan Lembaga Pendidikan, Karsa Jurnal Sosial Dan Budaya Keislaman,” Kontruksi Gender, 19.2 (2012)

Manha, Umaymah, “Al-Mar’ah Wa Al-Wazifah Al-‘Ammah” (Universitas Kairo, 1983)

Nadia, Zunly, “Peran Dan Aktivitas Perempuan Era Muhammad SAW (Studi Ata Hadis-Hadis Riwayat Sahabat Perempuan),” Humanisma: Journal of Gender Studies, 04.01 (2020)

Nasional, Pendidikan Pusat Bahasa Departemen, Kamus Bahasa Indonesia, ed. by Pusat Bahasa (Jakarta, 2008)

Nurain, St. Nur Syahidah Dzatun, “Kontribusi Periwayatan Hadis Ummahat Al-Mu’minin Dalam Al-Kutub Al-Tis’ah” (UIN Alauddin Makassar, 2018)

Qaradisy, Amal bintu Al-Husain, Daur Al-Mar’at Fi Khidmat Al-Hadist Fi Al-Qurun Al-Tsalatsah Al-Ula’ (tt: Kitab al-Ummah)

Sayska, Dwi Sukmanila, “Peran Ummahatul Mukminin Dalam Periwayatan Hadis,” Tajdid Majalah Ilmu Pengetahuuan Dan Pemikiran Keagamaan, 21.1 (2018), 81

Suryadilaga, M. Alfatih. dkk., Ulumul Hadis, Cet I (Yogyakarta: Kalimedia, 2015)

Zain al-Din, Abd Rahman bin Ahmad bin Rajab, Fath Al-Bariy (Madinah: Maktabah Guraba’ al-Atsariyyah)




DOI: http://dx.doi.org/10.30984/ajip.v7i1.1835

Article Metrics

Abstract view : 108 times
PDF - 34 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Aqlam: Journal of Islam and Plurality

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Rumah Jurnal IAIN Manado

Jl. Dr. S.H. Sarundajang, Kawasan Ringroad I, Malendeng Manado Kode Pos 95128, Sulawesi Utara, Indonesia.

 

Creative Commons License
All publication by AQLAM: Journal of Islam and Plurality are licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.