Pendidikan Multikultural dan Pendekatan Quantum dalam Pembelajaran

Rahmathias Jusuf

Abstract


Pendidikan memberikan ruang pada budaya untuk mengembangkan dan melestarikan serta memperjelas proposisi esensialnya sebagai bagian yang melekat pada masyarakat. Proses saling mempengaruhi antar satu budaya dengan budaya lain semakin intens dan cepat, baik budaya itu bersifat positif ataupun negatif. Pikiran dan budaya tidak dapat dipisahkan dan saling konstitutif. Relevansi konsep dasar untuk mengkonstruksi pendidikan multikultural dengan pendekatan quantum dalam pembelajaran, proposisi idealnya pada neurolinguistik program dalam pembelajaran. Program ini meneliti hubungan antara bahasa dan perilaku yang dapat digunakan untuk menciptakan jalinan pengertian antara pendidik dan peserta didik. Pendidik mengetahui bagaimana menggunakan bahasa yang positif untuk meningkatkan tindakan-tindakan positif yang merupakan faktor penting untuk merangsang otak. Pikiran dan budaya tidak dapat dipisahkan dan saling konstitutif, studi tentang bagaimana psikologis dan kecenderungan perilaku berakar dalam budaya mempengaruhi penanaman nilai multikultural dalam pembelajaran yang dapat dipahami oleh peserta didik, jika pendekatan quantum memberi penekanan teori pada konsep psikologi melalui kajian neurolinguistik maka bahasa sebagai simbol atau identitas budaya adalah pendukung utama kontruksi pendidikan multikultural

Kata Kunci: pendidikan multikultural, pendekatan quantum, pembelajaran


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.30984/jii.v10i2.594

Article Metrics

Abstract view : 766 times
PDF - 884 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Jl. Dr. S.H. Sarundajang, Kawasan Ringroad I, Malendeng Manado Kode Pos 95128, Sulawesi utara, Indonesia.

 

Creative Commons License
All publication by Jurnal Ilmiah Iqra' are licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Iqra', ISSN 1693-5705 (Print), ISSN 2541-2108 (Online)