Faktor Sosial Profesionalisme Guru

Herlina Herlina

Abstract


Abstrak

Pengkajian terhadap profesionalisme guru merupakan permasalahan yang kompleks. Profesionalisme guru bukanlah variabel tunggal melainkan terdapat sejumlah faktor sosial yang saling terkait satu sama lain. Artikel ini bertujan menganalisis secara konseptual teoretik faktor gender, pengalaman mengajar, dan tingkat pendidikan dalam kaitannya dengan pelaksanaan pekerjaan profesional guru yang menyangkut tugas mengajar, proses pembelajaran, manajemen kelas, sarana/prasarana pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dan pengembangan profesi guru di lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa permasalahan profesional yang dihadapi oleh guru-guru di sekolah/madrasah yang menyangkut masalah tugas mengajar, proses pembelajaran, manajemen kelas, fasilitas pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dan pengembangan profesi berbeda ditinjau dari segi gender, pengalaman mengajar, dan tingkat pendidikan.

Kata kunci:    Profesionalisme guru, gender, pengalaman mengajar, tingkat pendidikan.


Abstract

Study of teacher professionalism was a complex problem. Teacher professionalism is not a single variable but there are a number of social factors that are interrelated with each other. This article contains a conceptual analysis of the theoretical factors of gender, teaching experience, and the level of education in relation to the implementation of teachers' professional work concerning teaching tasks, learning processes, classroom management, learning facilities, evaluation of learning, and teacher’s professional development. The results of the study show that professional problems faced by teachers in schools/madrasah are related to teaching assignments, learning processes, classroom management, learning facilities, evaluation of learning, and the professional development was different in terms of gender, teaching experience, and education level.

Keywords:        teacher professionalism, gender, teaching experience, education level

Full Text:

PDF

References


Ali, M. (1992). Guru dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Harapan.

Aqib, Z. (2002). Profesionalisme Guru dalam Pembelajaran. Surabaya: Insan Cendekia.

Arikunto, S. (2002). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revi). Jakarta: Bumi Aksara.

Danim, S. (2002). Inovasi Pendidikan dalam Upaya Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.

Daryanto, H. (2001). Evaluai Pendidikan. Jakarta: Rineke Cipta.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1981). Pedoman Pelaksanaan Pola Pembaharuan Sistem Pendidikan Tenaga Kependidikan di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1983). Alat Penilaian Kemampuan Guru. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Djamarah, S. Bahri dan Zain, A. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineke Cipta.

Faqih, M. (1996). Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Gaffar, F. M. (1988). Perencanaan Pendidikan Teori dan Metodalogi. Jakarta: P2LPTK Ditjen Dikti-Depdikbud.

Harjanto. (2003). Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineke Cipta.

Mulyasa, E. (2002). Manajemen Berbasis Sekolah: Konsep, Strategi, dan Implementasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nasution, S. (1987). Teknologi Pendidikan. Bandung: Jemmars.

Nurgiyantoro, B. (2001). Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.

Olivia, P. F. (1984). Supervision for Today’s School. New York: Longman Inc.

Sahertian, P. A. (1994). Profil Pendidik Profesional. Yogyakarta: Andi Offset.

Sardiman A.M. (2001). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sarjono, A. R. (2001). Bahasa dan Bonafiditas Hantu. Magelang: IndonesiaTera.

Silalahi, T. (1994). Kepemimpinan Guru dalam Proses Belajar Mengajar di SMEA Negeri Daerah Istimewa Yogyakarta. IKIP Jakarta.

Silverius, S. (1991). Evaluasi Belajar dan Umpan Balik. Jakarta: PT Grasindo.

Soenarya, E. (2000). Teori Perencanaan Pendidikan Berdasarkan Pendekatan Sistem. Yogyakarta: Adicita.

Soetjipto, & Kosasi, R. (2004). Profesi Keguruan. Jakarta: Rineke Cipta.

Syah, M. (2002). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Tilaar, H. A. R. (2001a). Beberapa Agenda Reformasi Pendidikan Nasional dalam Perspektif Abad 21. Jakarta: IndonesiaTera.

Tilaar, H. A. R. (2001b). Membenahi Pendidikan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta.

Tuckman, B. W. (1975). Measuring Educational Outcames, Fundamentals of Testing. New York: Harcourt Barce Jovannovich.

Usman, M. U. (2001). Manjadi Guru Profesional. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.




DOI: http://dx.doi.org/10.30984/jii.v12i2.898

Article Metrics

Abstract view : 39 times
PDF - 53 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Jl. Dr. S.H. Sarundajang, Kawasan Ringroad I, Malendeng Manado Kode Pos 95128, Sulawesi utara, Indonesia.

 

Creative Commons License
All publication by Jurnal Ilmiah Iqra' are licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Iqra', ISSN 1693-5705 (Print), ISSN 2541-2108 (Online)