KETAHANAN MENTAL GENERASI DIGITAL: EKSPLORASI HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL ONLINE, RESILIENSI DIGITAL, DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji peran dukungan sosial online dan resiliensi digital dalam mempertahankan kesejahteraan psikologis Generasi Z di tengah dinamika sosial digital kontemporer. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data diperoleh melalui survei daring yang melibatkan 62 responden Generasi Z (usia 17-25 tahun) yang secara intensif berinteraksi di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi positif yang didapatkan di ruang digital tidak hanya memperkuat rasa keterhubungan dan kenyamanan psikologis, tetapi juga meningkatkan kapasitas Gen Z yang dikenal karena kerentanannya sebagai strawberry generation dalam membangun resiliensi digital. Dukungan sosial online berfungsi sebagai sumber daya psikologis esensial yang menciptakan mekanisme coping adaptif, yang secara efektif membantu individu meredakan stres, menstabilkan emosi, serta meminimalkan rasa kesepian. Temuan ini menegaskan bahwa resiliensi digital merupakan faktor kunci yang menjembatani pengaruh dukungan sosial online terhadap peningkatan kondisi psikologis Generasi Z. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan strategi pencegahan dan peningkatan literasi psikologis yang selaras dengan lingkungan sosial digital Generasi Z.
Kata Kunci: Dukungan Sosial Online, Kesejahteraan Psikologis, Resiliensi Digital, Generasi Z, Psikologi DigitalKeywords
Full Text:
PDFReferences
Aini, R. (2025). Pengaruh media sosial terhadap regulasi emosi pada anak usia dini: Tinjauan sistematis. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam, 3(1), 74–75.
Ardiansyah, A., Sarinah, S., Susilawati, S., & Juanda, J. (2023). Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud. Jurnal Kependidikan, 7(1), 25–31.
Chaniago, S. N. (2025). Kesehatan mental Generasi Z dalam era digital: Studi psikologis tentang kecemasan sosial dan ketergantungan media sosial. Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial dan Multidisiplin, 1(1), 14–27.
Domahidi, E. (2018). The associations between online media use and users’ perceived social resources: A meta-analysis. Journal of Computer-Mediated Communication, 23(4), 181–200.
Effendy, N., Christanti, D., Prasetyo, E., & Tedjawidjaja, D. (2024). Kesejahteraan psikologis generasi strawberry di era digital. Cipta Media Nusantara.
Isnaini, H., Khaerunnisa, S., & Khotimah, K. K., (2023). Analisis Kepribadian Kim Ji Young Dalam Budaya Patriarki: Analisis Teori Sigmund Freud Dalam Film “Kim Ji Young, Born 1982”. Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya, 1(6), 48–58.
Muaviah, E., Lathifaturrahmah, L., Dewi, A. A., & Febriani, N. (2023). Generasi Z: Melangkah di era digital dengan bijak dan terencana. Journal of Social Contemplativa, 1(2), 63–81.
Nabi, R. L., Prestin, A., & So, J. (2013). Facebook friends with (health) benefits? Exploring social network site use and perceptions of social support, stress, and well-being. Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking, 16(10), 721–727.
Nidaussa’idah, R., & Nuqul, F. L. (2025). Sistematik literatur review: Dukungan sosial online berdampak positif pada kesehatan mental. Journal of Psychology and Social Sciences, 3(1), 1–11.
Rahman, D. M., & Miftahurrahmat. (2025). PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI MODAL RESILIENSI MENTAL DI ERA DIGITAL. AN-NUR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(1), 58–82.
Rakhmawati, E., (2022). Dinamika Kepribadian dalam Perspektif Sigmund Freud dan Psikologi Islami. La-Tahzan : Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 60-77.
Savitri, W. C., & Listiyandini, R. A. (2017). Mindfulness dan Kesejahteraan Psikologis pada Remaja. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 2(1), 43–59.
Siregar, W. H., Zulfa, N., Syafrida, N., Izzati, N. ., Pratama, B., Al Hafish, A. ., Parmohonan, S. ., Bagus, D., & Tri, D. (2025). EDUKASI KESEHATAN MENTAL REMAJA DI ERA DIGITAL: “BAPERAN? NGGAK MASALAH, ASAL SADAR DIRI!”. Bida: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 33-42.
Solehah, R., Utami, M. H., & Ayunita, D. M. (2025). Pengaruh Dukungan Sosial Dari Keluarga Dan Teman Sebaya Terhadap Kesehatan Mental Remaja di Era Digital Yang Penuh Tantangan. PSIKIS: Jurnal Ilmu Psikiatri Dan Psikologi, 1(1), 19-27.
Suntana, I., & Tresnawaty, B. (2019). Civil implications of studying political science: Comparative study of students in religion, law, communication, and political sciences at the State Islamic University. Laporan penelitian. UIN SGD Bandung. https://digilib.uinsgd.ac.id/31250/1/
Suryanto, T. L. M., Puteri, H. A., & Pratama, A. (2019). Eksplorasi Teori Gratifikasi untuk Layanan Jejaring Sosial: Studi Kasus Sikap Pengguna terhadap Instagram di Indonesia. Indonesian Journal of Information Systems, 1(2), 108–118.
Setyorini, R. (2017). Analisis kepribadian tokoh Marni kajian psikologi Sigmund Freud dalam novel Entrok karya Okky Madasari. Kajian Linguistik dan Sastra, 2(1), 1–12.
Zis, S. F., Effendi, N., & Roem, E. R. (2021). Perubahan Perilaku Komunikasi Generasi Milenial dan Generasi Z di Era Digital. Satwika. Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 5(1), 69–87.
DOI: http://dx.doi.org/10.30984/jiva.v6i2.4042
Article Metrics
Abstract view : 142 timesPDF - 94 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
JIVA: Journal of Behaviour and Mental Health
Program Studi Psikologi Islam
Institut Agama Islam Negeri Manado
Jl. Dr. S.H. Sarundajang, Kawasan Ringroad I, Malendeng Manado Kode Pos 95128, Sulawesi Utara, Indonesia.

All publication by Jurnal JIVA' are licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


