ORAL HISTORY: AN ALTERNATIVE OF ISLAMIC HISTORIOGRAPHY IN BOLAANG MONGONDOW

Imam Mashud

Abstract


Abstract: Today's Islamic historiography in Bolaang Mongondow, North Sulawesi, has not been thoroughly investigated in order to show the existence of Islamic history in Bolaang Mongondow. The lack of written sources in developing Islamic historiography is one of the challenges recognized by Islamic historiography. The majority of Islamic historiography in Bolaang Mongondow continues to employ colonial material as a primary basis to construct how Islamic history is told. Nevertheless, the legitimacy of colonial data/historiography must still be questioned. Furthermore, the reconstruction of Islamic Historiography in Bolaang Mongondow can be described as unmoved, with the historical narrative limited to discussions based solely on written sources. Oral history is offered as an alternative to exploring Islamic history through interviews. As a consequence, Islamic historiography, particularly in the Bolaang Mongondow region, will present an innovative interpretation of Indonesian-centric Islamic historiography by emphasizing the roles of ordinary citizens rather than notable figures in its historical story.

 

Key Words : Historical Approach, Oral Method, Decolonization

 

Abstrak: Historiografi Islam di Bolaang Mongondow Sulawesi Utara saat ini masih belum massive digali untuk menampilkan jejak Sejarah Islam di Bolaang Mongondow. Salah satu permasalahan Historiografi Islam yang dihadapi adalah kurangnya sumber-sumber tertulis dalam Menyusun historiografi Islam tersebut. Sebagian besar historiografi Islam di Bolaang Mongondow masih bergantung data kolonial sebagai sumber primer untuk menyusun bagaimana Sejarah Islam di narasikan. Padahal data/historiografi kolonial masih perlu dikritisi dan pertanyakan kembali keabsahannya. Akhirnya rekonstruksi Historiografi Islam di Bolaang Mongondow bisa dikatakan stagnan dengan narasi Sejarah yang terbatas pada pembahasan-pembahasan yang memiliki data tertulis saja. Sejarah lisan hadir sebagai alternative untuk menggali Sejarah Islam dengan metode wawancaranya. Hasilnya Historiografi Islam khusunya di wilayah Bolaang Mongondow akan menampakan wajah baru mengenai Historiografi Islam yang Indonesia sentris dengan menampilkan peran orang biasa daripada peran-peran orang besar dalam narasi sejarahnya.

 

Kata Kunci : Pendekatan Sejarah, Metode Lisan, Dekolonisasi 


Full Text:

PDF

References


Adaby Darban. 1908. Sejarah Lisan Memburu Sumber Sejarah dari Para Pelaku dan Penyaksi Sejarah. Journal Humaniora, Vol.4 No.2, 1997. pp 1-4. https://doi.org/10.22146/jh.

Anonim, 1917. VoorsTtellen tot eorganisatie van het Inlandsch En Hoolandsch-Inlandsch Onderwijs In Afdeeling Bolaang Mongondou der Residente Menado. Batavia: Landsdrukkerij.

Berkhofer, Robert, 1971. Behavioral approach to historical analysis. London: Collier MacMillan Limited.

Derek Clifford, 1995. Methods in Oral History and Social Work. Oral History, Autumn, 1995, Vol. 23, No. 2, Working with Memories (Autumn, 1995), pp. 65-70.

Dunnebier, W. 1910. Zending in Bolaang Mongondow in 1910", Manndberisten van het Nederlandsche Zendelinggenootschap.

Lance, David, 1980. Oral History Archives: Perceptions and Practices. Oral History, Autumn, 1980, Vol. 8, No. 2 (Autumn, 1980), pp. 59-63.

Mukhlis et al. 1995. Sejarah Kebudayaan Sulawesi. ed. R.Z Leirissa. Jakarta: Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional.

Pranasa dan Majaan, 1983. Sejarah Daerah Bolaang Mongondow, DEPDIKBUD: Kotamobagu.

Priyadi, Sugeng. 2015. Historiografi Indonesia . Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Purwanto, Bambang 2006. Gagalnya Historiografi Indonesiasentris. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Robin Lin Miller, Jean King and Melvin Mark. 2009. The Oral History of Evaluation. American Journal of Evaluation, Volume 30 Number 2 June 2009, pp 232-244.

Seng Loh Kah, Ernest Koh and Thomson. 2015. Alistar Oral History and Fragments in Southeast Asia. New York: Palgrave Macmillan.

Taufik, Abdulah, 2001. Nasionalisme Dan Sejarah. Bandung: Satya Historika.

Taulu, H.M. 1984. Masuknya Agama Islam di Sulawesi Utara: Dengan Perkembangan dalam Ikatan Kebudayaan dan Hukum Adat Daerah Terutama Minahasa (1525-1977). Tomohon: Yayasan Membangun.

Thomson Alistair, Frisch Michael and Paula Hamilton, 1994. The Memory and History Debates: Some International Perspectives. Oral History Society, Autumn, 1994, Vol. 22, No. 2, 25th Anniversary Issue (Autumn, 1994), pp. 33-43

Thomson, Alistair, 2007. Four Paradigm Transformations in Oral History. The Oral History Review, 2007, Vol. 34, No. 1 (Winter-Spring, 2007), pp. 49-60.

Wilken, P., and Schwarz, A.T, 1867. Gedachten over het stichten eener zending in Bolaang-Mongondou", Mededeelingen vanwege het Nederlandsche Zendeling-genootschap.




DOI: http://dx.doi.org/10.30984/ajip.v8i2.2775

Article Metrics

Abstract view : 81 times
PDF - 40 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Aqlam: Journal of Islam and Plurality

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Rumah Jurnal IAIN Manado

Jl. Dr. S.H. Sarundajang, Kawasan Ringroad I, Malendeng Manado Kode Pos 95128, Sulawesi Utara, Indonesia.

 

Creative Commons License
All publication by AQLAM: Journal of Islam and Plurality are licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.