FILSAFAT AKHLAK DALAM KONTEKS PEMIKIRAN ETIKA MODEREN

Ishak Talibo, Faradila Hasan

Abstract


This article discusses moral philosophy in the context of modern ethical thought. The currents that the authors mean are various ethical value systems introduced by several critical thinkers who have long colored the world from the Greek era to our present time. The method used in this research is library research. Greek philosophers perceive morals as something that is fitri, which will exist with the existence of man himself from the results he obtained based on pure logic without undergoing change and is permanent because it has been owned since birth. But in general, they do not have a standardized agreement because they are extracted based on the power of thought related to the conditions of their residence and experience. Muslim philosophers perceive that morals are basic traits that are firmly planted and color the behavior of a person with these basic qualities and then spontaneous treatment appears without going through thought or prolonged consideration.

Keywords: Philosophy; Morality; modern ethics.

Artikel ini membahas filsafat akhlak dalam konteks pemikiran etika moderen. Arus yang penulis maksudkan adalah berbagai sistem nilai etika yang diperkenalkan oleh beberapa tokoh pemikir kritis yang sudah sejak lama mewarnai dunia mulai zaman Yunani sampai pada masa kita sekarang ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research. Filosof Yunani mempersepsikan akhlak sebagai sesuatu yang fitri, yang akan ada dengan adanya manusia sendiri dari hasil yang di dapatnya berdasar logika murni tanpa mengalami perubahan dan bersifat tetap karena telah dimiliki sejak lahir. Namun secara umum mereka belum memiliki ukuran kesepakatan yang baku karena di gali berdasarkan kekuatan pikir terkait dengan kondisi tempta tinggal serta pengalaman mereka. Filosof Muslim mempersepsikan bahwa akhlak merupakan sifat-sifat dasar yang tertanam kokoh dan mewarnai tingkah laku seseorang dengan sifat-sifat dasar tersebut kemudian muncul perlakuan spontan tanpa melalui pemikiran atau pertimbangan yang berkepanjangan.

Kata kunci: Filsafat; Akhlak; etika modern.


Full Text:

PDF

References


Abdullah, M. A. (1994). Al-Gazali di Muka Cermin Immanuel Kant: Kajian Konsep Etika dalam Agama, dalam Ulumul Quran. Jakarta: LSAF & ICMI.

Al-Qasimi, J. al-D. (n.d.). Maw; idhat al-Mukminin min Ihya Ulujm al-Din. Beirut: Dar al-Fikr.

Amin, A. (1975). Ilmu Akhlak (terj), K.H Maruf. Jakarta: Bulan Bintang.

Amin, A. (1995). Al-Akhlaq, diterjemahkan oleh Farid Maruf. Jakarta: Bulan Bintang.

Bellah, R. N. (1991). Beyond Belief: Essays on Religion in a Post Traditional World. Barkeley and Los Angeles: University of California Press.

Brills, E. . (1960). First Encyclopedia of Islam 1931-1936. Leiden New York: Prnted in the Netherlands.

Effendy, B., & Syamsuddin, D. (2001). Islam dan Politik Era Orde Baru, Kata Pengantar. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Leanman, O. (2002). A Brief Introduction to Islamic Philosophy, diterjemahkan oleh Musa Kazhin. Bandung: Mizan.

Madkur, I. (1993). Filsafat Islam Metode dan Penerapan, bagian I. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Maskawiy, I. (1994). Tahzil al-Akhlaq, diterjemahkan oleh Helmi Hidayat. Bandung: Mizan.

Mathar, M. Q. (2007). Kimiawi Pemikiran Islam, arus utama Islam di Masa Depan. Makassar: Fakultas Ushuluddin UIN Alauddin Makasar.

Naisbit, J., & Aburdene, P. (1991). Ten New Directions for the 1990s Mega trends 2000. New York: Avon Book.

Nasr, S. H. (2003). Al-Quran dan Hadits Sebagai Sumber dan Inspirasi Filsafat Islam. In Ensiklopedi Tematis Filsafat Islam. Bandung: Mizan.

Nasution, H. (1999). Filsafat Islam. Jakarta: Penerbit Gaya Media Pratama.

Nata, A. (2006). Akhlak Tasawuf. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Rahman, F. (1966). Islam. New York: Holt, Reinhart, Winston.

Shalibi, J. (1978). al-Mujam al-Falsafi, Juz I. Mesir: Dar al-Kitab al-Mishri.

Shihab, M. Q. (1996). Wawasan al-Quran. Bandung: Mizan.

Syarif, M. . (1985). Para Filosof Muslim. Bandung: Inzani.

Thabarhabai, A. M. . (1990). Mengungkap Rahasia Al-Quran (Terj.) A. Malik Madany dan Hamim Ilyas. Bandung: Mizan.

Thoha, G. (1999). Metodologi Pengajaran Agama. Semarang: Pustaka Pelajar.

Zainuddin, et.al. (1991). Seluk Beluk Pendidikan dari Al-Ghazal. Jakarta: Bumi Aksara.




DOI: http://dx.doi.org/10.30984/pp.v24i1.1006

Article Metrics

Abstract view : 4251 times
PDF - 1512 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Potret Pemikiran

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Rumah Jurnal IAIN Manado

Jl. Dr. S.H. Sarundajang, Kawasan Ringroad I, Malendeng Manado Kode Pos 95128, Sulawesi Utara, Indonesia.

 


All publication by Potret Pemikiran are licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Potret Pemikiran, ISSN 1693-1874(Print), ISSN 2528-0376 (Online)