KEADILAN DALAM KERANGKA TEOLOGIS, FILOSOFIS DAN ETIK

Rahman Mantu

Abstract


Abstract. Justice has been experiencing a kind of blurring of meaning. Because so many
interpretations describe what is called theoretical justice, its limitations, and how it is
implemented. There are many differences of opinion that lead to debate among western
philosophers and between groups within Islam about the meaning of justice. Therefore the
author tries to explain the meaning of theological, philosophical, and ethical perspective
justice. The discussion will be limited to the thoughts of leaders related to the three aspects
of justice. The predetermined figures have a concern with the theme of justice. The
philosophers include Aristotle, Murthada Muthahari, Plato, and John Rawls. While among
groups in Islam the authors of this paper include the Mu`tazilah with the Asy`ariyah. In the
writing found that each of the philosophers and their groups had different understandings
about interpreting justice whether in the theological, philosophical, and ethical domains.
Keywords: Justice, Theological, Philosophical, Ethical, Islamic.
Abstrak.Keadilan selama ini mengalami semacam pengkaburan makna. Karena begitu
banyak tafsir dalam menguraikan apa itu yang disebut dengan keadilan secara teoritik,
batasan-batasannya, serta bagaimana implementasinya. Banyak terjadi perbedaan
pendapat yang mengtarah ke perdebatan dikalangan filosof barat maupun antar
kelompok di dalam Islam tentang makna keadilan. Oleh karena itu penulis mencoba
menjelaskan makna keadilan perspektif teologis, filosofis, dan etis. Pembahasan akan
dibatasi dengan pemikiran-pemikiran tokoh terkait dengan tiga aspek keadilan tersebut.
Tokoh-tokoh yang telah ditentukan memiliki konsern dengan tema keadilan.Para filosof
itu diantaranya Aristoteles, Murthada Muthahari, Plato, serta John Rawls.Sedangkan
antar kelompok dalam Islam yang penulis angkat dalam tulisan ini diantaranya Kaum
Mu`tazilah dengan Kaum Asy`ariyah.Dalam tulisan mendapati bahwa masing-masing
para filosof dan kelompoknya mempunyai pemahaman yang berbeda-beda tentang
memaknai keadilan apakah itu dalam ranah teologis, filosofis, dan etik.
Keywords:Keadilan, Teologis, Filosofis, Etik, Islam.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.30984/pp.v21i1.737

Article Metrics

Abstract view : 555 times
PDF - 2151 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Potret Pemikiran

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Rumah Jurnal IAIN Manado

Jl. Dr. S.H. Sarundajang, Kawasan Ringroad I, Malendeng Manado Kode Pos 95128, Sulawesi Utara, Indonesia.

 


All publication by Potret Pemikiran are licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Potret Pemikiran, ISSN 1693-1874(Print), ISSN 2528-0376 (Online)