REINTERPRETASI DAKWAH ISLAM UNTUK MENGATASI PROBLEM-PROBLEM KEMANUSIAAN

Zaenal Muttaqin

Abstract


Abstract: Most muslims still understand da’wa in its literal meaning, namely spreading Islam and adding to the quantity of Muslims. In a more current plural environment, this understanding sometimes creates tensions and even conflicts with other religious believers. In addition to abiding to its principles which includes wisdom, good examples and better argument, Muslims also should reinterpret da’wa in a way it constitutes a common call for universal good. By doing so, the da’wa is more about spreading the values of Islam and implementing them in the broader context. This paper elaborated the reinterpretation of Islamic da’wa and its contextualization to help overcoming common humanity problems, such as poverty, gender inequality, climate change, among others.

Keywords: Islamic da’wa, Reinterpretation, Contextualization

 

Abstrak: Sebagian besar umat Islam masih memahami dakwah secara literal, yaitu usaha untuk menyebarkan Islam dan menambah jumlah populasi umat Islam. Dalam lingkungan yang semakin plural sekarang ini, pemahaman tersebut kadang-kadang menimbulkan ketegangan dan bahkan konflik dengan penganut agama lain. Selain berpegang pada prinsip-prinsip dakwah yaitu dilakukan secara bijaksana, mengedepankan contoh yang baik dan melakukan perdebatan yang argumentative, umat Islam perlu menafsirkan ulang dakwah sebagai upaya untuk menyeru kepada kebajikan universal. Dengan upaya reinterpretasi tersebut, dakwah dimaksudkan sebagai upaya untuk menyebarkan nilai-nilai keislaman dan menerapkannya dalam konteks yang lebih luar. Artikel ini mengelaborasi upaya reinterpretasi dakwah Islam dan kontekstualisasinya dalam rangka membantu menyelesaikan persoalan-persoalan kemanusiaan, seperti kemiskinan, kesenjangan gender, perubahan iklim, dan lain-lain.

 

Kata kunci: Dakwah Islam, Reinterpretasi, Kontekstualisasi

 


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

‘Abd ar-Rahmân bin Nashîr al-Sa’di, Taysîr al-Karîm al-Rahmân fi Tafsîr Kalâm al-Mannân (Kairo: Dar al-Hadits, 2002), h. 483

Abdul Munir Mulkhan, Teologi Kebudayaan dan Demokrasi Modernitas (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1995), h. 190.

al-Asfahani, al-Raghib, Mufradât Alfadz al-Qur’ân (Beirut: Dar al-Fikr, t.th.).

al-Maraghi, Ahmad Musthafa, Tafsir al-Maraghi, Cet. ke-1, Jilid V (Beirut: Dar al-Fikr, 2001).

al-Mishri, Jamâl al-Dîn Abî al-Fadhal Muhammad bin Makram Ibn Manzhûr al-Anshâry al-Ifriqi, Lisan al-‘Arab, Cet. ke-1, Jilid VII (Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2003).

Ardani, Moh., Memahami Permasalahan Fikih Dakwah (Jakarta: Mitra Cahaya Utama, 2006).

Arnold, Thomas W., The Preaching of Islam: A History of the Propagation of the Muslim Faith (London: Low Price Publication, 2002).

Atjeh, Aboebakar, Sekitar Masuknya Islam ke Indonesia (Solo: Ramadhani, 1985).

Aziz, Jum’ah Amin Abdul, Fiqih Dakwah, terj. Abdus Salam Masykur (Solo: Intermedia, 1997).

Faruqi, Ismail, “On the Nature of Islamic Dakwah”, in Ismail Faruqi, Islam and Other Faiths, edited by Attaullah Siddiqui, (Kuala Lumpur: The Islamic Foundation and The International Institute of Islamic Thought, 1998).

Ghazali, Muhammad, Ma’allahi Diraasat fid Da’wah wad Du’at, (Kairo: Dar al-Kutub al-Hadis, 1961).

Hasjmy, A., Dustur Dakwah Menurut Al-Qur’an, (Jakarta: Bulan Bintang, 1994).

Hasjmy, A., Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia (Bandung: Al-Ma’arif, 1981).

Kung, Hans, Global Responsibility; In Search of a New World Ethic, (New York: Crossroad, 1991).

Kuntowijoyo, Paradigma Islam, Interpretasi untuk Aksi (Bandung: Mizan, 1991).

Munawwir, Ahmad Warson, Kamus Al-Munawwir, Cet. ke-14 (Surabaya: Pustaka Progressif, 1997).

Musyrifah Sunanto, Sejarah Peradaban Islam Indonesia (Jakarta: Rajawali Pers, 2010).

Muttaqin, Zaenal, “Sunan Kudus’ Legacy on Cross-cultural Da’wa”, Harmoni Jurnal Multikultural & Multireligius 10 (1), 117-133, 2011.

Riyad, Umar, “Rashid Ridha and a Danish Missionary: Alfred Nielsen (d. 1965) and Three Fatwa’s from al-Manar”, in Islamochristiana,Vol. 28, 2002

.

Saksono, Wiji, Mengislamkan Tanah Jawa; Telaah atas Metode Dakwah Walisongo, (Bandung: Mizan, 1995).

Shihab, Alwi, Membendung Arus; Respon Gerakan Muhammadiyah terhadap Penetrasi Misi Kristen di Indonesia, trans. Ihsan Ali-Fauzi, (Bandung: Mizan, 1998).

Shihab, M. Quraish, Membumikan Al-Qur’an Jilid 2, Memfungsikan Wahyu dalam Kehidupan (Jakarta: Lentera Hati, 2011).

Shihab, M. Quraish, Membumikan Al-Qur’an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat (Bandung: Mizan, 1992).

_____, “Christian-Muslim Relations into Twenty-First Century”, in Islam and Christian-Muslim Relations, Vol. 15, 2004.

Steenbrink, Karel A., “Conversion or Religious Revival? Modernist Islam and Christianity in Central Java”, in VerbumSvd, Vol. 36, 1995.

Sukriyanto AR., “Memahami Makna dan Hakikat Dakwah”, Al-Jami’ah, 1994.

Umar, Thoha Yahya, Ilmu Dakwah (Jakarta: Al-Hidayah, 2002).




DOI: http://dx.doi.org/10.30984/ajip.v5i1.1132

Article Metrics

Abstract view : 1379 times
PDF - 993 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Aqlam: Journal of Islam and Plurality

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Rumah Jurnal IAIN Manado

Jl. Dr. S.H. Sarundajang, Kawasan Ringroad I, Malendeng Manado Kode Pos 95128, Sulawesi Utara, Indonesia.

 

Creative Commons License
All publication by AQLAM: Journal of Islam and Plurality are licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.