Islam dan Kontestasi Ideologi: Perlawanan Tarbiyah terhadap Gerakan Dakwah Salafi di Facebook
Abstract
Abstract: This article aims to analyze the resistance of Tarbiyah youth against the Salafi movement in digital spaces, focusing on the contestation of ideology and religious identity on Facebook social media. The battle of ideology and thought on Facebook, such as the issue of bid`ah or sunnah of practice, as well as the claim of the truth of each group, has colored Facebook's social media in recent years. The dynamics of this contestation of thought have not only become the latest religious trend but have also blurred the meaning of Facebook users toward existing religious authorities. This study uses a qualitative method with an analytical approach to the content produced by young Tarbiyah activists on Facebook social media. In addition, in-depth interviews were conducted with several Tarbiyah activists actively preaching in digital spaces. The study results show that young Tarbiyah people use social media to assert their ideological identity with narratives emphasizing moderation and openness, in contrast to the more scripturalist and exclusive Salafi approach. These narratives are supported by creative digital strategies, such as video clips of preaching, counter-narratives through comments, and structured studies broadcast live through community pages. This ideological contestation not only influences religious discourse in the digital space but also impacts society's confusion about religious doctrine, leading to division and disharmony in the virtual space. This study contributes to understanding the dynamics of ideological resistance in the digital era and its implications for Islamic preaching in the future.
Key Words : Tarbiyah, PERTI, Salafi, social media, ideological contestation, religious identity
Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perlawanan kaum muda Tarbiyah terhadap gerakan Salafi dalam ruang-ruang digital, dengan fokus pada kontestasi ideologi dan identitas keagamaan di media sosial Facebook. Pertarungan ideologi dan pemikiran di Facebook, seperti permasalahan bid`ah atau sunnahnya suatu amalan, serta klaim kebenaran masing-masih kelompok telah mewarnai media sosial Facebook dalam waktu beberapa tahun belakangan ini. Dinamika kontestasi pemikiran ini selain menjadi tren keberagamaan terbaru akan tetapi juga menjadi kaburnya pemaknaan pengguna facebook terhadap otoritas keagamaan yang ada. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis terhadap konten yang dihasilkan oleh aktivis muda Tarbiyah di media sosial Facebook. Selain itu, wawancara mendalam dilakukan dengan sejumlah penggiat Tarbiyah yang aktif berdakwah di ruang digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaum muda Tarbiyah memanfaatkan media sosial untuk menegaskan identitas ideologis mereka dengan narasi-narasi yang menekankan moderasi dan keterbukaan, berbeda dengan pendekatan Salafi yang lebih skripturalis dan eksklusif. Narasi-narasi ini didukung oleh strategi digital yang kreatif, seperti penggunaan potongan video dakwah, kontra narasi melalui komentar, dan kajian terstruktur yang disiarkan secara langsung melalui laman komunitas. Kontestasi ideologi ini tidak hanya berpengaruh pada wacana keagamaan di ruang digital, tetapi juga berdampak pada kebingungan masyarakat terhadap konsep doktrin keagamaan yang berujung pada perpecahan dan disharmoni masyarakat di ruang virtual. Studi ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang dinamika perlawanan ideologis di era digital dan implikasinya bagi dakwah Islam di masa depan.
Kata Kunci : Tarbiyah, PERTI, Salafi, media sosial, kontestasi ideologi, identitas keagamaan.
Full Text:
PDFReferences
Al-hakim, Lukman, ‘Framing Dakwah Salafi Rodja TV Di Media Sosial Youtube’, Islamic Communication Journal (scholar.archive.org, 2021), 177–90
Aminuddin, ‘Facebook Sebagai Media Dakwah’, Al Mundzir, 1.7 (2017)
Andri, Ashadi, ‘Ayah Tiri: Dinamika Nahdlatul Ulama Di Ranah Minang’, Potret Pemikiran, 26.2 (2022), 137–49
Anshar, Muhammad, ‘Dakwah Multimedia Di Situs Jejaring Sosial Facebook’, Jurnal Komunikasi Islam, 9.2 (2019), 213–37
AR, ‘Wawancara Pribadi’ (Bukittinggi, 2024)
Asrizallis, ‘Konsep Dakwah Dan Media Sosial: Sebuah Studi Fenomenologi’, Journal Of Social Science Research, 4.3 (2024), 6427–42
Burham, M, ‘Bentuk Kajian Dakwah Digital Di Indonesia: Sistematic Literature Review’, Qawwam: The Leader’s Writing, 2023
Burhanuddin, Nunu, and Darul Ilmi, ‘Typologies Of Religious Moderation In Indonesian Higher Education’, Journal of Indonesian Islam, 16.02 (2022), 1–22
Choliq, Abdul, ‘Dakwah Melalui Media Sosial Facebook’, Jurnal Dakwah Tabligh, 16.2 (2015), 170–87
Damir-Geilsdorf, S, ‘Who Are “the” Salafis?’, Journal of Muslims in Europe, 6.1 (2017), 22–51
Efendi, E, D Asmar, and T Fazar, ‘Pengaruh Aplikasi TikTok Sebagai Media Dakwah Terhadap Mahasiswa Manajemen Dakwah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara’, Da’watuna: Journal of … (journal-laaroiba.com, 2024)
Efendi, E, N Nasution, and A M Rao, ‘Alternatif Media Dakwah Di Era Digital’, Da’watuna: Journal of …, 2024
Fitriyani, Hikmah, Nur Sholekhati, Nailatun Nafisah, Nur Hanifah, and Vyki Mazaya, ‘Youtube Sebagai Strategi Dakwah Milenial’, J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam, 4.1 (2023), 71–86
Hafid, Wahyudin, ‘Menyoal Gerakan Salafi Di Indonesia (Pro-Kontra Metode Dakwah Salafi)’, Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law, 2.1 (2020), 29
Harista, Eva, ‘Pengunaan Bahasa Persuasi Di Media Sosial Dalam Berdakwah Pada Akun Facebook “Yusuf Mansur (Official)”’, Mawa’Izh: Jurnal Dakwah Dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan, 8.2 (2018), 308–24
Hefni, Wildani, ‘Moderasi Beragama Dalam Ruang Digital : Studi Pengarusutamaan Moderasi Beragama Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Religious Moderation in The Digital Space : Case Study of Mainstreaming Religious Moderation among Islamic Higher Education Institut’, Jurnal Bimas Islam, 13.1 (2020), 1–22
Hendra, T, ‘Dakwah Salafi Berbasis Kearifan Lokal Mingkabau: Studi Program Siaran Suluah Minang Di Surau TV’, Jurnal Komunikasi Islam (Journal of Islamic …, 12.148 (2022)
Hotmian, Indra, ‘Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Dakwah’, Qawwam : The Leader’s Writing, 5.1 (2024), 7–12
Jahroni, J, ‘Ritual, Bid ’ah, and the Negotiation of the Public Sphere in Contemporary Indonesia’, Studia Islamika, 2018
Jahroni, Jajang, ‘Saudi Arabia Charity and the Institutionalization of Indonesian Salafism’, Al-Jami’ah, 58.1 (2020), 35–62
Jamhari, and Saifudin Asrori, ‘The Making of Salafi-Based Islamic Schools in Indonesia’, Al-Jami’ah, 60.1 (2022), 227–64
Jamilah, Jamilah, and Muhammad Rafii, ‘Kampanye Ide Khilafah: Studi Manajemen Dakwah Akun Facebook Buletin Dakwah Kaffah’, Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Dan Keislaman, 8.1 (2022), 1–22
Masduki, Akh Muzakki, Imron Rosidi, and Toni Hartono, ‘Islam on the Air: The Struggle for Salafism through Radio in Indonesia’, Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 12.1 (2022), 59–84
Masri, Abd Rasyid, Mahmuddin Mahmuddin, and Hamka Mahmud, ‘Da’wah Model Through Facebook Social Media Platform’, Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 16.1 (2022), 155–72
Mutia, Tika, Muhammad Ilham Taufiqurrahman, and Tito Handoko, ‘Dakwah Melalui Media Sosial (Studi Netnografi Konten Ruqyah Syar’iyah Pada Akun Tiktok Ustadz @eriabdulrohim)’, Idarotuna, 4.1 (2022), 1
Nirwan Wahyudi AR, Nurhidayat M. Said, and Haidir Fitra Siagian, ‘Digitalisasi Dakwah Berbasis Kearifan Lokal’, Al-Mutsla, 5.2 (2023), 322–44
Nur Kholis, Elis Puspitasari, and Hariyadi, ‘Dinamika Gerakan Dakwah Salafi Pada Masyarakat Multikultur Di Indonesia’, Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 4.2 (2023), 52–65
Othman, M Y, M Z A Ghani, and ..., ‘Gaya Dakwah Bil-Lisan Pendakwah Bebas Di Instagram Melalui Video Pendek [Speaking Style of Freelance Preachers on Instagram Through Short Videos]’, Jurnal Islam Dan …, 2022
Pimay, Awaludin, and Fania Mutiara Savitri, ‘Dinamika Dakwah Islam Di Era Modern’, Jurnal Ilmu Dakwah, 41.1 (2021), 43–55
Pramana, M Agung, ‘Salafi Online: Dakwah Salafi Pada Akun Instagram @dakwah_tauhid’, Idarotuna, 5.1 (2023), 63
Qudratullah, ‘Media Massa Sebagai Sarana Dakwah Kontemporer’, Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah, 13.2 (2019), 217
Rahmah, Atikah, and Fifi Novianty, ‘IDENTITY OF COMMUNITY MEDIA RODJA TV AND CONFLICT RESOLUTION IN ENVIRONMENTAL DEVELOPMENT’, Ath-Thariq: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 8.1 (2024)
Risdiana, Aris, and Reza Bakhtiar Ramadhan, ‘Dakwah Virtual Sebagai Banalitas Keberagamaan Di Era Disrupsi’, Fikrah, 2019, 133
Rusli, Rusli, and Fachri Muhtadi, ‘Sejarah Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) Dalam Mengembangkan Pendidikan Islam Di Minangkabau Pada Awal Abad XX’, Tarikhuna: Journal of History and History Education, 4.1 (2021), 74–83
Sabna, Anjali, ‘The Domination of The Salafi Movement in West Sumatra: Framing Analysis on Surau TV Channel’, Al-Adyan: Journal of Religious Studies, 3.1 (2022), 62–72
Staniyah, A M, N Efendi, and ..., ‘Digitalisasi Dakwah: Tantangan Dan Strategi Menginspirasi Di Era Teknologi’, El-Mujtama: Jurnal …, 2024
Sumrahadi, Abdullah, ‘Arus Teknologi Global: Tantangan Eksistensi Agama Dalam Ruang Sosial Kapitalisme Data’, Maarif, 13.1 (2018), 119–36
Suraju, Saheed Badmus, and Daud Olalekan Abdulsalam, ‘Roles of the Social Media in Dacwah Activities: Facebook in Focus’, ‘Abqari Journal, 30.1 (2024), 57–80
Thadi, Robeet, ‘Kampanye Moderasi Beragama Di Ruang Digital Indonesia’, Manhaj: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian …, 11.2 (2022), 171–86
Ummah, Nurul Hidayatul, ‘Pemanfaatan Sosial Media Dalam Menungkatkan Efektivitas Dakwah Di Era Digital’, Junal Manajemen Dakwah, 10 (2022), 151–69
Yaghi, M, ‘Media and Sectarianism in the Middle East: Saudi Hegemony over Pan-Arab Media’, International Journal of Media &Cultural Politics, 2017
Yusuf Afandi, ‘Kolaborasi, Kreatifitas Dan Keamanusiaan: Aktivitas Dakwah Habib Jafar Di Youtube’, RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 5.2 (2023), 30–44
Zulkifli, Z, Garis Perjuangan Perjuangan Tarbiyah Islamiyah (Padang: Persatuan Tarbiyah Islamiyah Sumatera Barat, 2022)
DOI: http://dx.doi.org/10.30984/ajip.v10i1.3225
Article Metrics
Abstract view : 8 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Aqlam: Journal of Islam and Plurality

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Rumah Jurnal IAIN Manado
Jl. Dr. S.H. Sarundajang, Kawasan Ringroad I, Malendeng Manado Kode Pos 95128, Sulawesi Utara, Indonesia.
![]()
All publication by AQLAM: Journal of Islam and Plurality are licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



